{"id":6963,"date":"2022-02-26T01:51:38","date_gmt":"2022-02-26T01:51:38","guid":{"rendered":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/?p=6963"},"modified":"2022-06-09T03:25:16","modified_gmt":"2022-06-09T03:25:16","slug":"peringati-isra-miraj-pesantren-al-amanah-menggelar-pengajian-akbar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/2022\/02\/26\/peringati-isra-miraj-pesantren-al-amanah-menggelar-pengajian-akbar\/","title":{"rendered":"Peringati Isra\u2019 Mi\u2019raj, Pesantren Al Amanah Menggelar Pengajian Akbar"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sabtu, 26 Februari 2022 tepatnya tanggal 25 Rajab 1443 H, Pesantren Modern Al Amanah menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra\u2019 Mi\u2019raj Nabi Muhammad. Berkenan hadir sebagai pembicara pada kesempatan tersebut adalah KH. Ibnu Hajar Al Makky.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Pengajian yang diikuti lebih dari 1.500 santri tersebut&nbsp; berjalan lancar dan berkesan. Di depan ribuan santri, KH. Ibnu Hajar Al Makky menjelaskan dengan gamblang tentang sejarah Isra\u2019 Mi\u2019raj. Beliau menuturkan tentang sebab terjadinya peristiwa Isra\u2019 Mi\u2019raj. Ya, peristiwa agung tersebut terjadi tepat setelah kepergian dua orang yang sangat berpengaruh di sisi Nabi.&nbsp; Istri tercinta yang senantiasa mendukung dan memberikan segala yang dimiliki untuk kepentingan dakwah telah meninggalkan Rasulullah. Sepeninggal sayyidah Khadijah, Nabi kembali diuji oleh Allah. Paman yang sangat menyayangi Nabi Muhammad, juga telah meninggalkan beliau. Abu Thalib memang paman Nabi, tetapi peran beliau jauh melebihi peran sang ayah. Setelah kehilangan dua orang yang dicintai tersebut, Nabi berniat pergi ke Thaif, ke tempat kerabat ibu beliau. Namun, sesampai di Thaif, Nabi justru mendapat perlakuan yang sangat buruk.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Kesedihan demi kesedihan menimpa diri Rasulullah. Hingga akhirnya, Allah meng isra\u2019 kan Nabi Muhammad. Dibersihkan hatinya Nabi Muhammad dengan air zam zam. Didatangkan kendaraan bernama Buroq. Diceritakan bahwa Buroq ini memiliki sayap, sekali melompat, jaraknya adalah sejauh mata memandang. Kendaraan Buroq ini digunakan Rasulullah melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Setelah itu, Nabi naik ke Sidratul Muntaha menggunakan tangga yang terbuat dari cahaya. Ketika Nabi melakukan \u201cperjalanan\u201d tersebut, jin ifrid mengejar beliau dan hendak membakar Nabi. Namun, Nabi Muhammad tak hentinya membaca dzikir kepada Allah yang akhirnya menyebabkan jin ifrid jatuh terperosok. Hal ini mengajarkan kepada kita bahwa dzikir sangat penting untuk kita amalkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Beliau melanjutkan penjelasan bahwa Isra\u2019 Mi\u2019raj adalah peristiwa yang harus diimani, bukan untuk dikiaskan\/dilogikakan. Di dalam peristiwa Isra\u2019 Mi\u2019raj tersebut, Nabi menaiki kendaraan yang sangat cepat namun beliau diperlihatkan dengan berbagai macam kejadian. Apabila dilogikakan, maka akal ini tidak akan mampu menjangkau. Oleh karenanya, peristiwa Isra\u2019 Mi\u2019raj ini konteksnya adalah tentang keimanan. Dalam peristiwa agung tersebut, Nabi Muhammad mendapatkan perintah untuk melaksanakan shalat 5 waktu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Sebagai penutup kegiatan Pengajian Akbar tersebut, para santri bersama melantunkan shalawat Nabi. Semoga dengan peringatan Isra\u2019 Mi\u2019raj ini, kualitas keimanan kita semakin bertambah baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabtu, 26 Februari 2022 tepatnya tanggal 25 Rajab 1443 H, Pesantren Modern Al Amanah menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra\u2019 Mi\u2019raj Nabi Muhammad. Berkenan hadir sebagai pembicara pada kesempatan tersebut adalah KH. Ibnu Hajar Al Makky. Pengajian yang diikuti lebih dari 1.500 santri tersebut&nbsp; berjalan lancar dan berkesan. Di depan ribuan santri, KH. Ibnu Hajar Al Makky menjelaskan dengan gamblang tentang sejarah Isra\u2019 Mi\u2019raj. Beliau menuturkan tentang sebab terjadinya peristiwa Isra\u2019 Mi\u2019raj. Ya, peristiwa agung tersebut terjadi tepat setelah kepergian dua orang yang sangat berpengaruh di sisi Nabi.&nbsp; Istri tercinta yang senantiasa mendukung dan memberikan segala yang dimiliki untuk kepentingan dakwah telah meninggalkan Rasulullah. Sepeninggal sayyidah Khadijah, Nabi kembali diuji oleh Allah. Paman yang sangat menyayangi Nabi Muhammad, juga telah meninggalkan beliau. Abu Thalib memang paman Nabi, tetapi peran beliau jauh melebihi peran sang ayah. Setelah kehilangan dua orang yang dicintai tersebut, Nabi berniat pergi ke Thaif, ke tempat kerabat ibu beliau. Namun, sesampai di Thaif, Nabi justru mendapat perlakuan yang sangat buruk. Kesedihan demi kesedihan menimpa diri Rasulullah. Hingga akhirnya, Allah meng isra\u2019 kan Nabi Muhammad. Dibersihkan hatinya Nabi Muhammad dengan air zam zam. Didatangkan kendaraan bernama Buroq. Diceritakan bahwa Buroq ini memiliki sayap, sekali melompat, jaraknya adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6964,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50],"tags":[54,56,53,52,51,55,57],"class_list":["post-6963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan-santri","tag-alamanah","tag-alamanahjunwangi","tag-modern","tag-pesantren","tag-santri","tag-santriabahnur","tag-santrijunwangi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6963"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6963\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6986,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6963\/revisions\/6986"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/al-amanahjunwangi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}